Call UsChat WA

Les Privat Berhitung Malang

Les Privat Berhitung Malang
July 30, 2019 No Comments Uncategorized admin

Berhitung menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Arti dari berhitung adalah: mengerjakan hitungan (menjumlahkan, mengurangi, dan sebagainya) Sedangkan kemampuan berhitung adalah penguasaan terhadap ilmu hitung dasar yang meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Pelajaran berhitung menjadi syarat untuk dapat belajar matematika.

Tujuan Pembelajaran Berhitung

Secara umum berhitung bertujuan untuk mengetahui dasar-dasar pembelajaran berhitung sehingga pada saatnya nanti anak akan lebih siap mengikuti pembelajaran berhitung pada jenjang selanjutnya yang lebih kompleks.selain itu, sanggup berpikir logis dan sistematis semenjak dini melalui pengamatan terhadap benda-benda konkrit gambar-gambar atau angka-angka yang terdapat di sekitar, anak sanggup menyesuaikan dan melibatkan diri dalam kehidupan bermasyarakat. Dimana memerlukan kemampuan berhitung, ketelitian, konsentrasi, abstraksi dan daya apresiasi yang lebih tinggi, mempunyai pemahaman konsep ruang dan waktu serta sanggup memperkirakan kemungkinan urutan sesuai insiden yang terjadi di sekitarnya, dan mempunyai kreatifitas dan imajinasi dalam membuat sesuatu secara impulsif.

Menurut Piaget, tujuan pembelajaran berhitung anak usia dini sebagai logico-mathematical learning atau berguru berpikir logis dan matematis dengan cara yang menyenangkan dan tidak rumit. Sehingga bukan biar anak sanggup menghitung hingga seratus atau seribu, tetapi memahami bahasa matematis dan penggunaannya untuk berpikir (Suyanto, 2005).  Jadi, tujuan pembelajaran berhitung anak usia dini, yaitu untuk melatih anak berpikir logis dan sistematis semenjak dini dan mengenalkan dasar-dasar pembelajaran berhitung sehingga pada saatnya nanti anak akan lebih siap mengikuti pembelajaran berhitung pada jenjang selanjutnya yang lebih kompleks.

Prinsip-prinsip Berhitung ;

Menurut Depdiknas (2000: 8) mengemukakan prinsip- prinsip dalam menerapkan permainan berhitung di Taman kanak-kanak yaitu, permainan berhitung diberikan secara bertahap, diawali dengan menghitung benda-benda atau pengalaman insiden konkrit yang dialami melalui pengamatan terhadap alam sekitar dan melalui tingkat kesukarannya, contohnya dari konkrit ke abstra k, gampang ke sukar, dan dari sederhana ke yang lebih kompleks. Permainan berhitung akan berhasil bila anak diberi kesempatan berpartisipasi dan dirangsa ng untuk menuntaskan masalah-masalahnya sendiri

Permainan behitung membutuhkan suasana menyenangkan dan memperlihatkan rasa kondusif serta kebebasan bagi anak. Untuk itu diharapkan alat peraga/media yang sesuai denganbenda bekerjsama (tiruan), menarik dan bervariasi, gampang dipakai dan tidak membahayakan. Selain itu bahasa yang dipakai didalam pengenalan konsep berhitung seyogyanya bahasa yang sederhana dan bila memungkinkan mengambil teladan yang terdapat di lingkungan sekitar. Pelajaran yang mengasyikan dengan melaksanakan kegiatan yang menghubungkan kegiatan berhitung dengan kehidupan sehari-hari.

Dari prinsip-prinsip berhitung diatas, sanggup disimpulkan prinsip-prinsip berhitung untuk anak usia dini yaitu pembelajaran s ecara eksklusif yang dilakukan oleh anak didik melalui bermain atau permainan yang diberikan secara bertahap, menyenangkan bagi anak didik dan tidak memaksakan kehendak gu ru dimana anak diberi kebebasan untuk berpartisipasi atau ter libat eksklusif menuntaskan masalah-masalahnya.

Tahap Penguasaan Berhitung

Berhitung bagi anak usia dini seyogyanya dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu penguasaan konsep, masa transisi, dan lambang (Depdiknas (2000:7). Penguasaan Konsep yaitu pemahaman dan pengertian perihal sesuatu dengan memakai benda dan insiden konkrit, ibarat pengenalan warna, bentuk, dan menghitung bila nagan. Masa Transisi yaitu proses berfikir yang merupakan masa peralihan dari pemahaman konkrit menuju pengenalan lambang yang abstrak, dimana benda konkrit itu masih ada dan mulai dikenalkan bentuk lambangnya. Hal ini harus dilakukan guru secara sedikit demi sedikit sesuai dengan laju dan kecepatan kemampuan anak yang secara indi vidual berbeda. Misalnya, ketika gurumenjelaskan konsep satu dengan memakai benda (satu buah pensil), bawah umur sanggup menyebutkan benda lain yang mempunyai konsep sama, sekaligus mengenalkan bentuk lambang dari angka satu itu.

Manfaat Pengenalan Berhitung

Manfaat utama pengenalan matematika, termasuk di dalamnya kegiatan berhitung ialah berbagi aspek perkembangan dan kecerdasan anak dengan menstimulasi otak untuk berpikir logis dan matematis (Suyanto, 2005).  Permainan matematika berdasarkan Siswanto (2008:44) mempunyai manfaat bagi anak-anak, dimana melalui banyak sekali pengamatan terhadap benda disekelilingnya sanggup berfikir secara sistematis dan logis, sanggup mengikuti keadaan dan menyesuiakan dengan lingkungannya yang dalam keseharian memerlukan kepandaian berhitung. Memiliki apresiasi, konsentrasi serta ketelitian yang tinggi. Mengetahui konsep ruang dan waktu.  Mampu memperkirakan urutan sesuatu. Terlatih, membuat sesuatu secara impulsif sehingga mempunyai kreativitas dan imajinasi yang tinggi. Anak-anak yang cerdas matemati-logika anak dengan memberi materi-materi konkrit yang sanggup dijadikan materi percobaan. Kecerdasaan matematika –logika juga sanggup ditumbuhka n melalui interaksi positif yang bisa memuaskan rasa ingin tahu anak. Oleh alasannya yaitu itu, guru harus dapatmenjawab pertanyaan anak dan memberI klarifikasi logis, selain itu guru perlu memperlihatkan permainan-permainan yang memotivasi kebijaksanaan anak.

Tags
About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *